Backpacking untuk Pemula

Posted by Main Outdoor on

Backpacking adalah petualangan yang memadukan hiking dengan berkemah di pedalaman. Ini memungkinkanmu memperluas wawasan di luar perkemahan mobil untuk menikmati pengalaman luar ruangan yang lebih kaya dan lebih mendalam. Perbedaan utama dari hiking harian adalah ukuran ransel, kamu harus membawa semua kebutuhan hidup di punggung. Dan kamu harus memilih hal-hal penting itu dengan hati-hati.

Untuk menyiapkan perjalanan backpacking pertamamu, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pilih tujuan yang mudah: Pendakian singkat semalam di dekat rumah adalah yang terbaik.
  2. Dapatkan perlengkapan dan pakaian penting: Pinjam dan cari peralatan untuk menghemat uang.
  3. Rencanakan makanan: Pilih makanan yang mudah dimasak dan mudah ditemukan di toko bahan makanan biasa dan bawa juga banyak makanan ringan.
  4. Bersiaplah untuk perjalananmu: Kondisikan dirimu untuk melakukan pendakian yang direncanakan dengan barang bawaan yang tepat, mendapatkan izin, serta pelajari prinsip Leave No Trace.

Jika kamu memiliki teman backpacking berpengalaman yang mengenalmu dengan baik, undang mereka dan mereka bisa menjadi pemandumu. Tapi kamu juga bisa melakukan backpacking sendiri, itulah fokus artikel ini. Kami menyarankanmu untuk membawa teman terlepas dari pengetahuan backpacking mereka, karena itu membuat perjalanan apa pun lebih aman dan menyenangkan.

 

 Pilih Tujuan Backpacking yang Mudah

Jika pendakian terlalu sulit, itu bisa membuat pengalaman yang menyedihkan. Jika terlalu mudah, maka Anda cukup memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi area di sekitar perkemahanmu.

Ikuti tips ini ketika kamu memutuskan ke mana harus pergi backpacking untuk pertama kalinya:

  • Konsultasikan dengan backpacker berpengalaman: Buku panduan hiking adalah alat yang berharga, kamu akan menemukan pilihan terbaik untuk area tertentu.
  • Pilih tempat yang dekat dengan rumah: Kamu pasti lebih ingin menghabiskan lebih banyak waktu hiking daripada mengemudi. Kamu juga harus memiliki waktu siang hari yang cukup untuk mencapai perkemahan sebelum gelap.
  • Perjalanan pulang pergi hanya beberapa mil saja: Rencanakan jarak yang lebih pendek karena berjalan dengan ransel yang lebih berat membuatmu perjalananmu lebih lambat dan sulit.
  • Buat tujuan untuk mendapatkan ketinggian beberapa ratus kaki: Pilih jalur dengan kenaikan elevasi yang lebih rendah daripada perjalanan mendaki yang biasa kamu lakukan.
  • Pastikan ada air di dekat perkemahan: Jika sumber airmu adalah danau atau sungai besar, kamu akan baik-baik saja. Aliran dan mata air dapat mengering, jadi periksa kembali dengan pengelola lahan setempat sebelum mengandalkan sumber air kecil.
  • Pertimbangkan untuk pergi tanpa membawa anak kecil atau hewan peliharaan di perjalanan pertamamu: Meskipun bisa sangat menyenangkan, kehadiran mereka bisa sedikit memperumit masalah. Ketika kamu memutuskan untuk mengajak mereka bergabung, pelajari lagi tentang Backpacking bersama hewan peliharaan dan Backpacking bersama anak kecil.
  • Pergilah saat musim panas: Kecuali jika tujuanmu adalah tempat di mana cuaca panasnya ekstrem atau ada bahaya kebakaran itu bisa menjadi masalah, pergilah di pertengahan musim panas untuk memaksimalkan siang hari dan peluangmu untuk mendapatkan kondisi yang nyaman. Selalu periksa prakiraan cuaca dan jangan ragu untuk membatalkan atau kembali jika badai datang.

 

 Siapkan Perlengkapan dan Pakaian Backpacking

Jaga agar pengeluaranmu tetap rendah dengan meminjam atau menyewa barang-barang paling mahal: tenda, kantong tidur, dan alas.

Perlengkapan yang Harus Dibawa Backpacking

Karena kamu harus membawa dan memasukkan semuanya ke dalam ransel, perlengkapan backpacking harus ringan dan ringkas. Itu sebabnya, dengan beberapa pengecualian, tidak praktis untuk hanya menggunakan kembali perlengkapan berkemah mobil. Ingat juga, bahwa kamu akan membagi peralatan seperti tenda, panci, dan kompor ketika kamu mendaki dengan seorang teman. Berikut ini adalah barang-barang penting yang kamu perlukan untuk perjalanan backpacking:

  • Tenda: Rencanakan untuk berbagi karena tenda dua orang lebih ringan dan lebih ekonomis daripada 1 tenda per orang. Bawalah tenda untuk tiga musim (musim semi, musim panas, dan musim gugur) daripada tenda empat musim karena kamu belum siap untuk mendaki gunung.
  • Ransel: Jika kamu meminjam tas, pastikan dulu tas tersebut pas dan nyaman. Isi dengan berbagai macam barang hingga sekitar 13 kg, dan bawalah mendaki untuk uji coba. Jika nyaman di pinggul dan bahu, mungkin tidak apa-apa untuk perjalanan backpacking pertamamu. Jika kamu memutuskan untuk membeli tas, jangan tergiur dengan model ultralight untuk tas ransel pertamamu karena bahannya kurang empuk dan memiliki struktur yang kurang mendukung dibandingkan model lain. Jika kamu bertekad untuk meminimalkan berat, lihat dulu tenda ultralight, kantong tidur, dan alas tidur.
  • Sleeping bag: Jika kamu memutuskan untuk membeli Sleeping bag pertimbangkan pro dan kontra dari isolasi bawah vs isolasi sintetis, terutama dalam hal kondisi cuaca yang mungkin kamu hadapi. Untuk Sleeping bag pertamamu, isolasi sintetis adalah pilihan yang baik karena serbaguna dan umumnya lebih terjangkau daripada isolasi bawah.
  • Sleeping pad: Bantalan sangat penting untuk tidur malam yang nyenyak. Jika kamu membeli sleeping pad, pertimbangkan keunggulan masing-masing jenis: sleeping pad busa sel tertutup, sleeping pad berinsulasi, dan sleeping pad self-inflating. Untuk kompromi yang baik antara kenyamanan dan nilai, pilih bantalan yang dapat mengembang sendiri.
  • Kompor: Jika kamu memiliki kompor satu tungku yang beratnya kurang dari 500 gram, mungkin tidak masalah untuk perjalanan backpacking pertamamu. Jika kamu memilih untuk membeli, kamu harus mempertimbangkan jenis bahan bakarnya terlebih dahulu dan kemudian menentukan pilihan kompormu. Banyak pemula menggunakan kompor tabung gas karena harganya terjangkau dan mudah digunakan. Dan pastikan untuk membawa tabung penuh atau sebotol bahan bakar yang tepat untuk kompormu.
  • Pengolahan air: Bahkan sumber air yang tampak murni dapat menyembunyikan hal-hal yang tidak ingin kamu minum, jadi pelajari cara mengolah semua air di alam liar. Kamu dapat meminjam filter, tetapi pilihan yang sangat ringan dan sederhana untuk perjalanan pertamamu adalah perawatan kimia: tablet atau tetes yang kamu tambahkan ke botol untuk memurnikan air.
  • Perlengkapan dapur: Bawalah panci, wajan, piring, cangkir, dan peralatan secukupnya sehingga kamu dapat memasak dan memakan setiap makanan yang kamu bawa. Bawalah spons kecil dan beberapa sabun biodegradable untuk mencuci piring.

 

Pakaian yang Harus Dibawa Backpacking

Tidak perlu membeli banyak pakaian hiking khusus untuk perjalanan backpacking pertamamu. Cukup periksa pakaian olahragamu dan temukan pakaian yang terbuat dari kain yang cepat kering seperti nilon dan poliester. (Kain yang menyerap kelembapan menarik keringat dari kulit untuk membuatmu tetap kering.) Hindari kapas, yang menyedot air dan membutuhkan waktu lama untuk mengering saat basah yang dapat membuatmu kedinginan dan dalam skenario yang lebih buruk bisa menyebabkan hipotermia.

Pakaian backpacking harus dikelompokkan menjadi beberapa lapisan:

  • Base layers (pakaian dalam panjang): Penting karena di hari yang hangat pun bisa berakhir dengan malam yang dingin.
  • Lapisan hiking: Celana nilon (bisa digulung atau di zip-off), T-shirt, sun shirt, sun hat.
  • Isolasi: Rompi atau jaket, pullover bulu ringan, topi hangat, dan sarung tangan.
  • Rainwear: Pastikan membawa jaket tahan air. Kamu juga bisa membawa celana hujan tergantung pada ramalan cuaca (baju hujan juga bagus untuk mencegah gigitan nyamuk).

Keindahan layering adalah memungkinkanmu beradaptasi dengan cepat di kondisi yang berubah. Ini juga memungkinkanmu menyusun pertahanan pakaian yang kuat terhadap badai yang datang secara tiba-tiba, membawa cuaca dingin dan hujan.

Jika kamu memiliki celana olahraga ketat atau celana yoga non-katun favorit, celana tersebut dapat berfungsi sebagai lapisan dasar atau celana hiking. Jika dipakai sebagai celana, mereka tidak akan memberimu kantong simpanan yang praktis dan mereka akan lebih rentan terhadap gesekan sikat dan abrasi batu daripada celana hiking biasa.

 

Sepatu yang Harus Dibawa Backpacking

Karena kakimu sangat penting untuk perjalanan yang sukses, alas kaki adalah barang terpenting. Beberapa backpacker bersikeras untuk memakai sepatu bot di atas pergelangan kaki, sementara yang lain lebih suka sepatu lari yang ringan.

Kenakan kaus kaki wol atau sintetis, dan pertimbangkan untuk membawa sepasang sepatu ultraringan atau sandal air untuk dipakai di sekitar perkemahan (dan untuk mengarungi sungai).

 

Daftar Periksa Backpacking Dasar

Kami telah berbicara tentang barang-barang utama di atas, tetapi bukan hanya itu yang perlu kamu bawa. Tidak ada toko serba ada di dekat perkemahanmu, jadi harus dipastikan kamu memiliki semua perlengkapan penting dalam tasmu. Gunakan daftar periksa di bawah ini untuk memastikanmu memiliki segalanya untuk perjalanan, lalu gunakan lagi untuk memeriksa barang-barang saat kamu memuat ransel:

Tips: Ambil daftar periksa ketika kamu pulang dari perjalanan. Saat Anda membongkar, buat catatan tentang apa yang bekerja dengan baik dan apa yang tidak bekerja dengan baik. Setelah beberapa perjalanan, kamu akan memiliki daftar periksa yang disesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

 Rencanakan Makanan Backpacking

Untuk perjalanan backpacking semalam, rencanakan makan malam, sarapan, dan beberapa makan siang. Makanan backpacking beku/kering adalah pilihan yang paling ringan dan termudah (cukup tambahkan air mendidih) untuk makanan pembuka. Kamu tidak akan memiliki pendingin, jadi hal-hal yang mudah rusak seperti telur segar tidak dapat ada di menu.

Hindari makanan kalengan (terlalu berat) dan coba proyeksikan secara akurat berapa banyak yang akan kamu makan karena jumlah makanan yang berlebihan menambah berat tasmu. Namun, kamu membutuhkan makanan tambahan, cukup untuk satu hari tambahan di alam liar. Berikut adalah beberapa tip perencanaan makan khusus untuk perjalanan backpacking pertamamu:

  • Makan malam: Carilah makanan all-in-one seperti mie kemasan atau makanan pembuka nasi. Makanan dalam kotak dapat dilepas dan dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk memudahkan pengepakan.
  • Makan siang dan makanan ringan: Bawalah makanan berkalori tinggi, protein tinggi, dan campur untuk dikunyah di siang hari karena backpacking membakar banyak bahan bakar metabolisme. Tetaplah sederhana dengan makan siang menggunakan camilan yang cukup dan istirahat lebih lama. Pilihan makan siang lainnya adalah roti, daging dendeng, buah kering, dan kacang-kacangan.
  • Sarapan: Ini bisa hidangan utama yang dimasak atau oatmeal panas kamu harus mempertimbangkan mana yang lebih untung dari memulai hari dengan pemanasan dan bahan bakar atau mendaki lebih awal. Jika kamu tidak dapat pergi tanpa minuman berkafein, pilihan paling sederhana adalah campuran kopi instan atau teh celup.
  • Kewaspadaan Satwa Liar: Di jalan, ikuti langkah-langkah yang masuk akal seperti menjaga jarak dari hewan dan berhati-hati untuk tidak mendatangi mamalia besar dan anak-anak mereka. Di malam hari, amankan semua makanan dan produk pribadi yang beraroma jauh dari perkemahan. Caranya bisa dengan memasukkan semuanya ke dalam karung cadangan dan kemudian menggunakan tali nilon untuk menggantungnya di dahan pohon yang tinggi. Kamu juga dapat menggunakan tabung beruang untuk mengamankan barang-barang, bahkan jika perhatian utamanya adalah tikus yang mencuri makananmu.

 

 Bersiap untuk Perjalanan Backpacking

Siapkan dirimu untuk sukses dengan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kamu siap secara fisik, mental, dan logistik untuk perjalananmu. Untuk bersiap-siap backpacking, ikuti tips berikut:

  • Bersiaplah secara fisik: kamu tidak berlatih untuk maraton, tetapi perjalanan singkat pun bisa menuntut fisik. Minimal lakukan banyak pendakian sehari agar dapat dengan nyaman menangani jalur dengan jarak dan ketinggian yang sama dengan perjalanan yang kamu rencanakan. Lakukan setidaknya beberapa pendakian pra-perjalanan dengan kesulitan yang sama dengan mengenakan ransel yang memuat lebih dari 13 kg.
  • Siapkan mental: Biasakan dirimu dengan perlengkapan yang kamu bawa. Pasang tenda, nyalakan kompor, dan saring air sebelum kamu pergi. Mempelajari dasar pertolongan pertama, serta navigasi peta dan kompas juga merupakan langkah yang bijaksana, dua keterampilan tersebut akan membantumu dengan baik bahkan jika kamu tidak melakukan perjalanan backpacking di masa mendatang.
  • Cari tahu kebutuhan logistikmu: Selain mencari tahu jalur perjalanan ke dan dari trailhead, kamu harus memastikan bahwa kamu memiliki semua izin yang diperlukan. Hubungi agen pengelolaan lahan setempat untuk mempelajari apa yang diperlukan, pengelola lahan juga merupakan sumber yang bagus untuk kondisi jalur yang diperbarui, pembatasan kebakaran, dan informasi berharga lainnya.
  • Kabari rencana perjalananmu ke teman atau anggota keluarga: Sertakan detail tentang ke mana kamu akan pergi dan kapan kamu akan kembali. Itu memudahkan dalam mencari bantuan jika kamu membutuhkannya
  • Lakukan pengepakan barang lebih awal: Jangan menunggu sampai malam sebelumnya untuk memuat tasmu. Lakukan pemuatan tasmu beberapa hari sebelumnya, lalu timbang untuk memastikan kamu tidak keberatan. Aturan praktisnya adalah beratnya tidak lebih dari 20 persen dari berat badanmu. Jika berat tasmu jauh di atas tanda itu, perhatikan baik-baik daftar periksamu dan lihat apa yang bisa kamu tinggal.

 

Sumber: https://www.rei.com/learn/expert-advice/backpacking-beginners.html


Share this post



← Older Post Newer Post →