Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl

Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl
Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl
Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl
Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl
Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl
Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl
Private Trip Pendakian Gunung Binaiya 3.027 Mdpl

 

Detail Trip











- +
  • IDR 8.250.000
    Unit price per 

Gunung Binaiya ( 3.027 mdpl ) merupakan titik tertinggi yang berada di Kepulauan Maluku, tepatnya berada di Pulau Seram, Maluku. Gunung berjenis batuan Karst serta beberapa mengandung emas ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Manusela. Di gunung ini memiliki tipe ekosistem pantai, rawa, hutan hujan dataran rendah sampai pegunungan, dan Sub Alpin. Di Binaiya memiliki beberapa flora dan fauna endemis seperti Pakis Endemik (Chintea Binaya) serta memiliki 117 jenis fauna, dimana 14 jenis di antaranya seperti Rusa, Kasturi Ternate (Lorius Garrulus), Burung Nuri Kepala Hitam (L. Domicella), Kakatua Seram (Cacatua Moluccensis), Burung Madu Seram Besar (Philemon Subcorniculatus), dan Nuri Raja/Nuri Ambon (Alisterus Amboinensis). Akses masuk Gunung Binaya ada tiga jalur utama, yaitu jalur utara Desa Kanike, jalur selatan Desa Piliana dan satu jalur spesial dari sisi selatan yang dilakukan dari bibir pantai (0 mdpl) menuju puncak yaitu jalur Soanulu.

Hari 1 : Ambon – Masohi – Piliana ( L – D )
Kita bertemu di bandara Patimura Ambon pada pagi hari, kemudian melanjutkan perjalanan dengan mobil menuju Pelabuhan Tulehu dan beralih menggunakan kapal cepat menuju pelabuhan Amahai di kota Masohi Pulau Seram. Di kota Masohi kita akan singgah di kantor Taman Nasional Manusela untuk melakukan registrasi pendakian , makan siang dan melengkapi kebutuhan pendakian. Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali dengan mobil menuju desa Piliana dan bermalam di rumah penduduk.

Hari 2 : Piliana – Pos 1 Yamitala – Pos 2 Aemoto ( B – L – D )
Setelah sarapan, kita akan mengawali kegiatan dengan melakukan upacara adat sebelum memulai pendakian Binaiya yang akan dipimpin oleh Bapa Raja Desa Piliana. Pendakian akan diawali dengan trek yang landai melalui perkampungan penduduk, lalu masuk ke perkebunan sampai menuju hutan rimba. Setelah memasuki hutan, kita akan mulai menyusuri sungai kecil sampai kita menemui sungai besar, yaitu Sungai Yahe. Setelah itu kita akan menyeberangi sungai Yahe dan naik sedikit ke tempat yang datar dimana terdapat shelter Yamitala yang akan kita gunakan sebagai tempat istirahat makan siang. Setelah makan siang perjalanan dilanjutkan dengan memasuki kawasan hutan tertutup dengan trek yang semakin rapat dan terjal menuju shelter Pos 2 Aemoto selama sekitar 4 jam dan bermalam disana.

Hari 3 : Pos 2 Aemoto – Pos 4 Isilali ( B – L – D )
Pendakian menuju Pos 4 Isilali akan ditempuh selama 7-8 jam. Jalur pendakian akan semakin terjal dan melewati dua puncak yaitu Ailulanusalae dan Teleuna. Setelah dari Teleuna trek mulai landai karena kita akan melewati igir-igir punggungan puncak Teleuna sampai kemudian turun sedikit ke tempat datar dimana terdapat shelter High Camp tempat kita istirahat makan siang. Setelah makan siang kita akan kembali mendaki dengan trek yang terjal sekitar 2-3 jam sampai tiba di Puncak Manukupa. Puncak Manukupa merupakan sebuah puncakan dimana kita mulai dapat melihat punggungan utama menuju Puncak Binaiya serta melihat pemandangan indah perkotaan dan lautan. Setelah dari puncak Manukupa perjalanan dilanjutkan dengan menuruni lembah dimana akan terdapat shelter Isilali yang akan ditempuh 30-60 menit. Kita akan bermalam di Shelter Pos 4 Isilali.

Hari 4 : Pos 4 Isilali – Pos 6 Wayfuku ( B – L – D )
Kita akan melakukan pendakian yang berat hari ini, dimana akan mulai menanjak kembali dengan vegetasi terbuka serta jalur berbatuan yang terjal dan tajam hingga Puncak Bintang. Setelah Puncak Bintang kita akan menuruni lembahan menuju shelter Nasapeha tempat kita istirahat makan siang. Dari Nasepeha pendakian akan kembali menanjak melewati beberapa punggungan puncak dengan vegetasi terbuka, sepanjang rute kita dapat melihat pemandangan indah khas Pegunungan Binaiya dan mulai menemui vegetasi endemik Pakis Binaiya. Perjalanan dari Nasapeha menuju Wayfuku akan ditempuh selama 3-4 jam. Wayfuku adalah shelter terakhir sebelum puncak Binaiya, shelter yang terdapat di area terbuka ini terdapat kubangan besar sebagai tempat penampungan air jika musim hujan. Berbeda dengan shelter lainnya dimana terdapat sebuah bangunan untuk beristirahat, di Wayfuku tidak terdapat bangunan tersebut, sehingga kita akan bermalam dengan menggunakan tenda disini.

Hari 5 : Wayfuku – Puncak Binaiya – Wayfuku ( B – L – D )
Hari ini kita akan menuju Puncak tertinggi Binaiya yang disebut Puncak Siale. Mulai dari shelter Wayfuku kita akan mendaki terlebih dahulu ke Puncak Wayfuku yang ditempuh selama 20 menit. Setelah itu , kita akan menuruni lembah dengan vegetasi hutan lumut, kemudian melewati beberapa puncakan dengan medan yang terjal serta melintasi berbatuan tajam dan mudah lepas, untuk itu sangat diperlukan kehati-hatian selama melintasi rute ini. Sepanjang rute antara Puncak Wayfuku dengan Puncak Siale kita akan menemui vegetasi terbuka yang didominasi Pakis Binaiya, jika beruntung kita juga dapat menemui rusa yang berkeliaran sepanjang rute ini. Pendakian menuju puncak tertinggi ditempuh selama 3 jam. Sesampainya di puncak kita akan disuguhi pemandangan indah vegetasi terbuka khas Binaiya dimana terdapat padang rerumputan yang luas dan indah berpadu dengan bebatuan - bebatuan yang berserakan sepanjang padang rerumputan tersebut. Setelah selebrasi di puncak kita akan kembali lagi ke camp Wayfuku untuk bermalam.

Hari 6 : Pos 6 Wayfuku – Pos 2 Aemoto ( B – L – D )
Perjalanan turun kembali melalui rute yang sama saat mendaki. Perjalanan akan ditempuh selama 8-10 jam. Kita akan beristirahat siang di Shelter High Camp, setelah itu melanjutkan perjalanan turun ke sheter Pos 2 Aemoto dan bermalam disana.

Hari 7 : Pos 2 Aemoto – Desa Piliana ( B – L – D )
Perjalanan turun kembali ke desa Piliana melalui rute yang sama saat mendaki. Perjalanan akan ditempuh selama 6-8 jam. Kita akan beristirahat siang di shelter Yamitala, setelah itu melanjutkan perjalanan turun ke desa Piliana. Sore hari kita akan tiba di desa Piliana, dan beristirahat kembali di rumah penduduk. Setelah istirahat, sore hingga malam hari kita akan melakukan sosialisasi untuk mengenal lebih dekat kondisi masyarakat, sosial dan budaya di desa Piliana.

Hari 8 : Piliana – Masohi – Ambon ( B – L – D )
Pagi hari kita akan melanjutkan perjalanan kembali ke kota Masohi dengan menggunakan mobil yang akan ditempuh selama 3-4 jam. Setibanya di Masohi kita akan lapor kembali ke Taman Nasional dan makan siang bersama. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan kapal laut menuju pelabuhan Tulehu Ambon selama 2 jam. Dari pelabuhan Tulehu, kita akan mengantar anda menuju bandara atau hotel pilihan Anda untuk bermalam di kota Ambon. Malam hari kita akan makan malam bersama sebagai selebrasi perpisahan dan menikmati suasana malam kota Ambon “The City of Music” .

Include

  • 1. Mountain Enterance Fees
  • 2. Certified Mountain Guide + Assistant
  • 3. Group Porter + Personal Porter
  • 4. Group Tent (2:1), Toilet Tent (Portable)
  • 5. Cutlery + Dining Tent
  • 6. Sleeping Bag & Pad + Pillow
  • 7. Tables, Chairs & Campsite GlampCamp
  • 8. Meals + Snack as Indicated in the Itinerary
  • 9. Standard First Aid Kit
  • 10. Private Vehicle by Toyota HIACE
  • 11. Free Consultation Before Trip
  • 12. Documentation Trip
  • 13. Certified Trip (PDF File)
  • 14. Exclusive Merchandise

Exclude

  • 1. Cost of Rapid / SWAB / PCR Test Covid-19
  • 2. Personal Equipment for Hiking
  • 3. Private Meals & First Aid
  • 4. Services not Mentioned Above
  • 5. Tip for Main Outdoor Team, Porter & Driver
  • 1. Sun Hats
  • 2. Balaclava / Benie
  • 3. Sun Glasess
  • 4. T-shirt (Quick Dry Recommended)
  • 5. Long Pants + Extra + Underwear
  • 6. Trekking Shoes + Shocks (Extra)
  • 7. Sandal (Only for Relax at Campsite)
  • 8. Backpack 30 - 40L (Recommended)
  • 9. Rain Coat
  • 10. Wind Breaker + Jacket
  • 11. Warm Jacket (Sweater / Down Jacket / Soft Shell)
  • 12. Headlamp with Extra Battery
  • 13. Gloves
  • 14. Lip Balm
  • 15. Covid-19 Protector (Mask & Hand Sanitizer)
  • 16. Sun Block / Hand & Body Lotion
  • 17. Adventure Watch (Optional)
  • 18. Sanitary Kits
  • 19. Handphone, Camera & Charger / Battery
  • 20. Personal Medical Kit
  • 21. Personal Snacks
  • 22. Trekking Poles (Optional)
  • 23. Gaiter (Optional)
  • OVERVIEW

    Gunung Binaiya ( 3.027 mdpl ) merupakan titik tertinggi yang berada di Kepulauan Maluku, tepatnya berada di Pulau Seram, Maluku. Gunung berjenis batuan Karst serta beberapa mengandung emas ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Manusela. Di gunung ini memiliki tipe ekosistem pantai, rawa, hutan hujan dataran rendah sampai pegunungan, dan Sub Alpin. Di Binaiya memiliki beberapa flora dan fauna endemis seperti Pakis Endemik (Chintea Binaya) serta memiliki 117 jenis fauna, dimana 14 jenis di antaranya seperti Rusa, Kasturi Ternate (Lorius Garrulus), Burung Nuri Kepala Hitam (L. Domicella), Kakatua Seram (Cacatua Moluccensis), Burung Madu Seram Besar (Philemon Subcorniculatus), dan Nuri Raja/Nuri Ambon (Alisterus Amboinensis). Akses masuk Gunung Binaya ada tiga jalur utama, yaitu jalur utara Desa Kanike, jalur selatan Desa Piliana dan satu jalur spesial dari sisi selatan yang dilakukan dari bibir pantai (0 mdpl) menuju puncak yaitu jalur Soanulu.

  • ITINERARY

    Hari 1 : Ambon – Masohi – Piliana ( L – D )
    Kita bertemu di bandara Patimura Ambon pada pagi hari, kemudian melanjutkan perjalanan dengan mobil menuju Pelabuhan Tulehu dan beralih menggunakan kapal cepat menuju pelabuhan Amahai di kota Masohi Pulau Seram. Di kota Masohi kita akan singgah di kantor Taman Nasional Manusela untuk melakukan registrasi pendakian , makan siang dan melengkapi kebutuhan pendakian. Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali dengan mobil menuju desa Piliana dan bermalam di rumah penduduk.

    Hari 2 : Piliana – Pos 1 Yamitala – Pos 2 Aemoto ( B – L – D )
    Setelah sarapan, kita akan mengawali kegiatan dengan melakukan upacara adat sebelum memulai pendakian Binaiya yang akan dipimpin oleh Bapa Raja Desa Piliana. Pendakian akan diawali dengan trek yang landai melalui perkampungan penduduk, lalu masuk ke perkebunan sampai menuju hutan rimba. Setelah memasuki hutan, kita akan mulai menyusuri sungai kecil sampai kita menemui sungai besar, yaitu Sungai Yahe. Setelah itu kita akan menyeberangi sungai Yahe dan naik sedikit ke tempat yang datar dimana terdapat shelter Yamitala yang akan kita gunakan sebagai tempat istirahat makan siang. Setelah makan siang perjalanan dilanjutkan dengan memasuki kawasan hutan tertutup dengan trek yang semakin rapat dan terjal menuju shelter Pos 2 Aemoto selama sekitar 4 jam dan bermalam disana.

    Hari 3 : Pos 2 Aemoto – Pos 4 Isilali ( B – L – D )
    Pendakian menuju Pos 4 Isilali akan ditempuh selama 7-8 jam. Jalur pendakian akan semakin terjal dan melewati dua puncak yaitu Ailulanusalae dan Teleuna. Setelah dari Teleuna trek mulai landai karena kita akan melewati igir-igir punggungan puncak Teleuna sampai kemudian turun sedikit ke tempat datar dimana terdapat shelter High Camp tempat kita istirahat makan siang. Setelah makan siang kita akan kembali mendaki dengan trek yang terjal sekitar 2-3 jam sampai tiba di Puncak Manukupa. Puncak Manukupa merupakan sebuah puncakan dimana kita mulai dapat melihat punggungan utama menuju Puncak Binaiya serta melihat pemandangan indah perkotaan dan lautan. Setelah dari puncak Manukupa perjalanan dilanjutkan dengan menuruni lembah dimana akan terdapat shelter Isilali yang akan ditempuh 30-60 menit. Kita akan bermalam di Shelter Pos 4 Isilali.

    Hari 4 : Pos 4 Isilali – Pos 6 Wayfuku ( B – L – D )
    Kita akan melakukan pendakian yang berat hari ini, dimana akan mulai menanjak kembali dengan vegetasi terbuka serta jalur berbatuan yang terjal dan tajam hingga Puncak Bintang. Setelah Puncak Bintang kita akan menuruni lembahan menuju shelter Nasapeha tempat kita istirahat makan siang. Dari Nasepeha pendakian akan kembali menanjak melewati beberapa punggungan puncak dengan vegetasi terbuka, sepanjang rute kita dapat melihat pemandangan indah khas Pegunungan Binaiya dan mulai menemui vegetasi endemik Pakis Binaiya. Perjalanan dari Nasapeha menuju Wayfuku akan ditempuh selama 3-4 jam. Wayfuku adalah shelter terakhir sebelum puncak Binaiya, shelter yang terdapat di area terbuka ini terdapat kubangan besar sebagai tempat penampungan air jika musim hujan. Berbeda dengan shelter lainnya dimana terdapat sebuah bangunan untuk beristirahat, di Wayfuku tidak terdapat bangunan tersebut, sehingga kita akan bermalam dengan menggunakan tenda disini.

    Hari 5 : Wayfuku – Puncak Binaiya – Wayfuku ( B – L – D )
    Hari ini kita akan menuju Puncak tertinggi Binaiya yang disebut Puncak Siale. Mulai dari shelter Wayfuku kita akan mendaki terlebih dahulu ke Puncak Wayfuku yang ditempuh selama 20 menit. Setelah itu , kita akan menuruni lembah dengan vegetasi hutan lumut, kemudian melewati beberapa puncakan dengan medan yang terjal serta melintasi berbatuan tajam dan mudah lepas, untuk itu sangat diperlukan kehati-hatian selama melintasi rute ini. Sepanjang rute antara Puncak Wayfuku dengan Puncak Siale kita akan menemui vegetasi terbuka yang didominasi Pakis Binaiya, jika beruntung kita juga dapat menemui rusa yang berkeliaran sepanjang rute ini. Pendakian menuju puncak tertinggi ditempuh selama 3 jam. Sesampainya di puncak kita akan disuguhi pemandangan indah vegetasi terbuka khas Binaiya dimana terdapat padang rerumputan yang luas dan indah berpadu dengan bebatuan - bebatuan yang berserakan sepanjang padang rerumputan tersebut. Setelah selebrasi di puncak kita akan kembali lagi ke camp Wayfuku untuk bermalam.

    Hari 6 : Pos 6 Wayfuku – Pos 2 Aemoto ( B – L – D )
    Perjalanan turun kembali melalui rute yang sama saat mendaki. Perjalanan akan ditempuh selama 8-10 jam. Kita akan beristirahat siang di Shelter High Camp, setelah itu melanjutkan perjalanan turun ke sheter Pos 2 Aemoto dan bermalam disana.

    Hari 7 : Pos 2 Aemoto – Desa Piliana ( B – L – D )
    Perjalanan turun kembali ke desa Piliana melalui rute yang sama saat mendaki. Perjalanan akan ditempuh selama 6-8 jam. Kita akan beristirahat siang di shelter Yamitala, setelah itu melanjutkan perjalanan turun ke desa Piliana. Sore hari kita akan tiba di desa Piliana, dan beristirahat kembali di rumah penduduk. Setelah istirahat, sore hingga malam hari kita akan melakukan sosialisasi untuk mengenal lebih dekat kondisi masyarakat, sosial dan budaya di desa Piliana.

    Hari 8 : Piliana – Masohi – Ambon ( B – L – D )
    Pagi hari kita akan melanjutkan perjalanan kembali ke kota Masohi dengan menggunakan mobil yang akan ditempuh selama 3-4 jam. Setibanya di Masohi kita akan lapor kembali ke Taman Nasional dan makan siang bersama. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan kapal laut menuju pelabuhan Tulehu Ambon selama 2 jam. Dari pelabuhan Tulehu, kita akan mengantar anda menuju bandara atau hotel pilihan Anda untuk bermalam di kota Ambon. Malam hari kita akan makan malam bersama sebagai selebrasi perpisahan dan menikmati suasana malam kota Ambon “The City of Music” .

  • PRICE DETAIL

    Include

    • 1. Mountain Enterance Fees
    • 2. Certified Mountain Guide + Assistant
    • 3. Group Porter + Personal Porter
    • 4. Group Tent (2:1), Toilet Tent (Portable)
    • 5. Cutlery + Dining Tent
    • 6. Sleeping Bag & Pad + Pillow
    • 7. Tables, Chairs & Campsite GlampCamp
    • 8. Meals + Snack as Indicated in the Itinerary
    • 9. Standard First Aid Kit
    • 10. Private Vehicle by Toyota HIACE
    • 11. Free Consultation Before Trip
    • 12. Documentation Trip
    • 13. Certified Trip (PDF File)
    • 14. Exclusive Merchandise

    Exclude

    • 1. Cost of Rapid / SWAB / PCR Test Covid-19
    • 2. Personal Equipment for Hiking
    • 3. Private Meals & First Aid
    • 4. Services not Mentioned Above
    • 5. Tip for Main Outdoor Team, Porter & Driver
  • GEAR LIST

    • 1. Sun Hats
    • 2. Balaclava / Benie
    • 3. Sun Glasess
    • 4. T-shirt (Quick Dry Recommended)
    • 5. Long Pants + Extra + Underwear
    • 6. Trekking Shoes + Shocks (Extra)
    • 7. Sandal (Only for Relax at Campsite)
    • 8. Backpack 30 - 40L (Recommended)
    • 9. Rain Coat
    • 10. Wind Breaker + Jacket
    • 11. Warm Jacket (Sweater / Down Jacket / Soft Shell)
    • 12. Headlamp with Extra Battery
    • 13. Gloves
    • 14. Lip Balm
    • 15. Covid-19 Protector (Mask & Hand Sanitizer)
    • 16. Sun Block / Hand & Body Lotion
    • 17. Adventure Watch (Optional)
    • 18. Sanitary Kits
    • 19. Handphone, Camera & Charger / Battery
    • 20. Personal Medical Kit
    • 21. Personal Snacks
    • 22. Trekking Poles (Optional)
    • 23. Gaiter (Optional)